Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-09 15:31:59【Kabar Kuliner】286 orang sudah membaca
PerkenalanProses pemorsian MBG di dapur SPPG Angsau Dua milik Polres Tanah Laut, Kamis (6/11/2025). ANTARA/Fir

Pelaihari (ANTARA) - Satu unit mobil bak terbuka, Rabu (5/11) pagi membawa bahan pangan tiba di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsau Dua yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, untuk mendukung program Makan Bergiizi Gratis atau MBG.
Barang yang diangkut untuk program MBG itu berupa buah apel 100 kilogram, wortel 20 kilogram, kentang 50 kilogram, selada 9,5 kilogram, tempe 58 kilogram dan ayam potong 47 kilogram.
Semua barang langsung dimasukkan ke ruang penyimpanan, sebelum diproses untuk dimasak bagi produksi program MBG.
Bahan baku pangan untuk MBG ini, semuanya berasal dari petani lokal di Kabupaten Tanah Laut yang telah bekerja sama dengan SPPG Angsau Dua di Jalan Ahmad Yani Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.
Kepala SPPG Angsau Dua Muhammad Alif Lazuardi mengaku memberdayakan petani lokal dan juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memang menjadi komitmen pihaknya, sebagaimana arahan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Sialagan.
"Jadi semua bahan pangan, termasuk beras, dipasok dari Kabupaten Tanah Laut, harapannya keberadaan SPPG berdampak terhadap ekonomi masyarakat lokal," kata Alif.
Kabupaten Tanah Laut memang dikenal sebagai sentral pertanian hortikultura, seperti buah-buahan dan sayuran.
Daerah ini juga menjadi kabupaten andalan atau role modelatas berbagai pencapaian dalam hal produksi padi.
Tahun ini peningkatan surplus beras sebesar 27.628 ton, dengan produksi beras 63.435 ton, sementara jumlah penduduk 365.000 jiwa, dengan konsumsi berasnya sebanyak 35.807 ton.
Memiliki luas wilayah mencapai 363 ribu hektare, dengan 264 ribu hektare, di antaranya pertanian dan perkebunan dan 27 ribu hektare adalah luasan lahan baku sawah (LBS). Daerah ini subur, dengan budi daya pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat desa.
Ada lima kelompok tani dan 10 UMKM yang digandeng untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi kebutuhan SPPG itu setiap harinya yang harus menyediakan 3.186 porsi MBG.

Suka(7)
Sebelumnya: Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia
Selanjutnya: Warga Taiwan Berbondong
Artikel Terkait
- Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
- Jabar targetkan perluasan pasar lewat West Java Expo 2025
- Korban meninggal akibat hujan lebat di Meksiko bertambah jadi 44 orang
- PTSI fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha kecil
- BPOM respon sirop obat dari India diduga ber
- Pemerintah sebut produk cengkih terpapar Cs
- Kemendikdasmen raih penghargaan Mitra KCKR Terbaik 2024
- Larangan perdagangan daging anjing, Legislator: Gubernur tepati janji
- Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
- Kemenkes sebut 315 SPPG kini punya sertifikat laik higiene
Resep Populer
Rekomendasi

Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG

Program Makan Bergizi Gratis sasar 146 siswa SLB di Subang

Kemenkes gelar program PENARI 27 Oktober 2025 secara serenngak

Anggota DPR usul bentuk tim pemeriksa pastikan MBG aman

Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup

Forum Pangan Dunia 2025 dibuka di Roma, rayakan 80 tahun FAO

AHY kampanye bersihkan mangrove sebagai inisiatif infrastruktur hijau

Dapur SPPG MBG Polres Blora layani 2.515 penerima manfaat